May 29, 2022

CUAN365BLOG

Portal Berita Sepak Bola Indonesia Terbaik, Situs Berita Seputar Bola Terbesar 2022, Situs Berita Bola Terupdate di Indonesia, Situs Berita Seputar Bola Paling Akurat

Alasan Tim Pemburu COVID-19 Inggris Bikin RI Mental dari All England

2 min read

Jakarta – Tim bulutangkis Indonesia didepak dari All England 2021 dengan alasan COVID-19. Pihak Inggris mengklaim punya pegangan ilmiahnya.

Diberitakan Xinhua, tim bulutangkis Indonesia dihubungi lewat email oleh tim pemburu COVID-19, UK Government’s National Health Service (NHS) Test and Trace dan diminta isolasi karena ada penumpang satu pesawat yang positif COVID-19 Akibatnya, Indonesia dipaksa mundur dari ajang All England 2021.

“Layanan ini membuat kita bisa melacak penyebaran virus, mengisolasi penularan baru dan memainkan peran vital untuk peringatan dini jika virus berkembang lagi secara lokal atau nasional,” kata mereka.

Aksi tim pemburu COVID-19 Inggris ini menurut mereka didukung dasar ilmiah. Target mereka membabat tingkat reproduksi virus ke level minimal.

“NHS Test and Trace akan membantu mengendalikan tingkat reproduksi (R), mengurangi penyebaran penularan dan menyelamatkan nyawa,” kata mereka.

Apa yang terjadi dengan tim bulutangkis Indonesia rupanya adalah SOP kerja tim pemburu COVID-19 Inggris ini. Pada bagian How NHS Test and Trace works, dijelaskan bahwa tim akan menghubungi siapapun yang dalam kontak dengan orang positif COVID-19.

“Anda akan diperingatkan oleh NHS Test and Trace jika kontak dekat dengan orang yang positif COVID-19. Peringatan biasanya dalam bentuk SMS, email atau panggilan telepon,” kata mereka.

Pada kasus tim bulutangkis Indonesia, mereka hampir semua menerima email. NHS Test and Trace kemudian akan meminta isolasi mandiri 10 hari. Jika menolak, ada denda 1.000 Poundsterling (Rp 201 juta).

Nah, meskipun NHS Test and Trace punya penjelasan lengkap di websitenya, tetap ada anggapan yang dialami tim bulutangkis Indonesia adalah tidak adil. Sebabnya Tim Denmark, Thailand dan India malah ada yang positif, tapi masih tetap bisa bermain di All England 2021.

“Kalau yang tujuh orang kemarin [Denmark, Thailand, dan India], hasil swab mereka positif itu saat dites di hotel dan dilakukan tes oleh panitia BWF/All England. Sementara kami dipaksa mundur karena mendapat email dari pemerintah Inggris yang mengatakan kalau kami satu pesawat dengan orang yang positif Covid-19,” kata Humas dan Media PBSI Fellya Hartono seperti dilansir CNNIndonesia.com.

More Stories

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.