October 8, 2022

CUAN365BLOG

Portal Berita Sepak Bola Indonesia Terbaik, Situs Berita Seputar Bola Terbesar 2022, Situs Berita Bola Terupdate di Indonesia, Situs Berita Seputar Bola Paling Akurat

Ini 3 Transfer Mewah Inter Milan di Era Erick Thohir

3 min read

CUAN365.com– Melihat tiga pemain bintang yang jadi pembelian mewah Inter Milan era kepemimpinan Erick Thohir. Dua pemain berkontribusi besar dalam raihan gelar juara musim lalu Reputasi Erick Thohir di dunia olahraga, khususnya sepak bola, sepertinya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Baca selengkapnya: Zlatan Ibrahimovic Jenguk Mino Raiola yang Tengah Kritis di Rumah Sakit Milan

Tercatat, bos Mahaka Group itu pernah menjadi pemilik klub tenar Serie A Italia, Inter Milan, dan saat ini merupakan salah satu owner klub divisi bawah Liga Inggris, Oxford United. Pada tahun 2013 silam, Erick Thohir mencuri perhatian dunia setelah dirinya bersama dua rekan, Rosani Roeslani dan Handy Soetedjo, resmi menguasai saham Inter Milan sebesar 70 persen. Akan tetapi, masa kebersamaan Erick Thohir dan Inter Milan tidak berlangsung lama setelah di tahun 2016 ia sempat menjual sebagian sahamnya ke Grup Suning dengan nilai 200 juta euro atau setara dengan Rp3,1 triliun.

Baca selengkapnya : Real Madrid Lancarkan Operasi Senyap untuk Transfer Paul Pogba

Puncaknya pada tahun 2019, Erick Thohir kembali menjual saham minoritasnya di Inter Milan ke perusahaan LionRock. Dilaporkan dari laman berita Il Sole 24 Ore disebutkan jika Erick Thohir melepas sahamnya sebesar 31,5 persen kepada perusahaan LionRock Capital, dan mengantongi keuntungan 150 juta euro atau sekitar Rp2,4 triliun dari penjualan tersebut. Meski singkat, namun jika diakumulasikan Erick Thohir telah mendapat keuntungan dari penjualan saham Nerazzurri sebesar 350 juta euro atau sekitar Rp5,5 triliun.

Selama era kepemimpinan Erick Thohir, Inter Milan sejatinya tidak terlalu pelit dalam belanja pemain. Bahkan ada tiga pembelian mewah Inter Milan di era Erick Thohir dan sukses jadi kunci keberhasilan Nerazzurri raih gelar scudetto Liga Italia musim lalu.

Joao Mario

Nama pertama adalah Joao Mario. Gelandang asal Portugal ini didatangkan Inter Milan pada 2016 dengan mahar 40 juta euro dari klub dari Sporting Lisbon. Jumlah tersebut juga membuat pemain yang kini berusia 29 tahun tersebut jadi pembelian termahal Inter Milan di era Erick Thohir.

Namun sayang, pembelian mahal Inter Milan untuk Joao Mario tidak terlalu berdampak positif untuk prestasi klub di musim tersebut. Meski jadi tumpuan selama tiga musim dengan catatkan 69 penampilan serta torehan 4 gol, namun tak sekalipun Joao Mario bisa membawa Inter Milan ke tangga juara. Raihan terbaiknya mungkin finish di peringkat keempat klasemen akhir Liga Italia pada musim 2017/18 dan 2018/19.

Alessandro Bastoni

Terakhir adalah Alessandro Bastoni, pemain bertahan Timnas Italia yang didatangkan Inter Milan dari Atalanta seharga 31,1 juta euro pada tahun 2017 lalu. Sama seperti Milan Skriniar, kedatangan Alessandro Bastoni yang masih berusia 18 tahun dan dibeli dengan mahar selangit, juga sempat membuat fans Inter Milan mengerutkan dahi

Namun potensinya yang langsung jadi tumpuan Inter Milan di musim 2019/20, membuat harga mahal yang dikeluarkan jadi tidak terlalu mubazir. Sampai saat ini, Alessandro Bastoni sudah tampil sebanyak 115 pertandingan dan mencetak 4 gol buat Inter Milan di semua kompetisi.

Milan Skriniar

Berikutnya ada Milan Skriniar. Bek tangguh asal Slovakia tersebut juga jadi salah satu pembelian termahal Inter Milan era Erick Thohir dengan nilai beli mencapai 34 juta euro di tahun 2017 silam.

Meski terbilang mahal untuk pembelian pemain bertahan dari klub papan tengah saat itu, Sampdoria, namun jika melihat kualitas Milan Skriniar yang terus berkembang hingga sampai saat ini, harga mahal tersebut terbilang bisa terbayar lunas. Selama lima musim memperkuat Inter Milan, pemain berusia 27 tahun itu telah tampil sebanyak 210 pertandingan dan mencetak 11 gol.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.