July 6, 2022

CUAN365BLOG

Portal Berita Sepak Bola Indonesia Terbaik, Situs Berita Seputar Bola Terbesar 2022, Situs Berita Bola Terupdate di Indonesia, Situs Berita Seputar Bola Paling Akurat

Kutukan Kapten Arsenal: Aubameyang, Xhaka, dan Masalah Kapten-Kapten Sebelumnya

2 min read
auba1_bf31e1a

Cuan365 – Keputusan Arsenal untuk mencopot lencana Pierre-Emerick Aubameyang mungkin bukan kejutan besar bagi penggemar setia Arsenal. Padahal, Arsenal punya sejarah buruk dengan para kapten tim. Mikel Arteta mengumumkan pada Selasa (14/12/2021) bahwa Aubameyang dibebaskan dari tugasnya sebagai kapten tim. Keputusan ini sulit, tetapi Arteta harus membuatnya karena alasan yang jelas. Aubameyang menyebabkan masalah di luar lapangan karena perilakunya yang tidak disiplin. Dia melanggar aturan yang disepakati bersama dan akibatnya merusak kohesi tim.

Arsenal tidak menjelaskan secara detail tindakan disiplin apa yang diambil Aubameyang. Jelas, ini bukan pertama kalinya Aoba melakukan kesalahan seperti itu.

Tak hanya itu, masalah kapten tim sepertinya sudah jadi riwayat buruk bagi Arsenal. Mengapa begitu?

Kasus Granit Xhaka

Sebelum urusan Aubameyang, Arsenal sempat bermasalah dengan Granit Xhaka. Meski Xhaka dianggap sebagai salah satu kapten Arsenal terbaik di era modern ini.

Xhaka menemukan kasus pada November 2019. Saat itu ia ditarik oleh Unai Emery dalam pertandingan kontrak dengan Crystal Palace. Fans Arsenal merasa frustrasi dengan penampilan Xhaka, berteriak dan mengkritik Xhaka saat dia berjalan keluar lapangan.

Sayangnya, Xhaka kehilangan kendali atas dirinya saat itu. Kerumunan menanggapi dengan mengangkat tangannya dan menunjukkan gerakan menantang

Akibatnya, Unai Emery terpaksa mencopot ban kapten Xhaka. Keputusan ini pun sulit bagi Emery.

Kapten-kapten sebelumnya

Sebelum Xhaka, kasus kapten Arsenal sudah terjadi turun-temurun dari generasi ke generasi. Ada satu dua nama kapten yang tidak terlibat masalah, tapi hampir semua tersandung kasus.

Berikut riwayat buruk kapten Arsenal dalam beberapa tahun terakhir:

Laurent Koscielny: Sempat jadi idola fans Arsenal, lalu menolak tur pramusim ke Amerika Serikat dan memaksakan transfer ke Bordeaux.
Per Mertesacker: Tidak ada masalah.
Mikel Arteta: Tidak ada masalah.
Thomas Vermaelen: Cedera kambuhan sejak dipercaya jadi kapten, lalu memilih hengkang.
Robin van Persie: Sempat jadi striker andalan Arsenal, lalu terang-terangan hengkang ke rival.
Cesc Fabregas: Seharusnya jadi ikon Arsenal, tapi memilih pulang ke Barcelona.
William Gallas: Hanya tiga bulan jadi kapten Arsenal karena mengkritik rekan setim di depan publik.
Thierry Henry: Tidak ada masalah.
Nah mengingat riwayat buruk tersebut, Arteta sekarang harus berhati-hati dalam menunjuk kapten tim Arsenal berikutnya. Ada beberapa kandidat seperti Ben White dan Gabriel Magalhaes yang dianggap cocok.

 

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.